[REVIEW] DILAN 1991: 'DILAN' SI BUCIN ANAK GENG MOTOR

By Deyacdp - 8:45 PM


Masih sama seperti film pertama, alur cerita yang padat dan naskah yang dramatis masih menjadi kekuatan Dilan 1991. Pada sekuel ini dimulai tentang Dilan yang resmi berpacaran dengan Milea. Masih dengan bumbu rayuan ala Dilan yang bikin klepek-klepek, dan menyajikan kisah relationship goal buat jutaan millenial di Tanah Air.


Seperti layaknya orang pacaran, banyak cobaan yang datang mewarnai hubungan mereka. Pada film Dilan 1991, dua sejoli ini mendapatkan banyak masalah dan ditambah juga dengan aksi brutal Dilan sebagai geng motor yang menyebabkan dirinya ditahan oleh polisi. Ketika hal itu terjadi, hadir sosok Yugo (Jerome Kurnia), anak kerabat jauh keluarga Milea yang menawarkan kehangatan.


Munculnya sosok Yugo seharusnya berpotensi untuk membuat alur cerita menjadi semakin menarik, namun sayangnya hal itu tidak dimanfaatkan dengan baik. Hadirnya Yugo pun hambar karena hanya menjadi ‘sisipan’ yang b aja buat hubungan mereka. Dilan masih dengan dirinya yang berandalan, geng motor, berkelahi, masuk kantor polisi, dan dikeluarkan oleh sekolahnya. Pun Milea sedikit lebih rapuh, masih lugu, dan berubah dari Milea ‘menggemaskan’ menjadi Milea ‘menyebalkan’.


Film Dilan 1991 ini sukses membuat para budak-budak cinta kembali naik daun dan ditambah dengan jurus-jurus rayuan gombal yang quoteable dan memeable. Milea yang lebih ingin berterus terang tentang apa yang ia rasakan, namun malah membuat mereka menjadi sepasang kekasih yang tahu betul kapan saatnya mengakhiri hubungan ini dan mengucapkan perpisahan. Kisah-kisah indah menjadi kisah yang membuat sesak di dalam dada ketika Milea hadir menjadi sosok wanita pada umumnya, seorang wanita yang ingin mengubah bad boy menjadi good boy.


Penampilan Iqbal dan Vanesha yang terasa biasa saja, namun perlu diakui Iqbal sangat matang pada film ini, tetapi tidak dengan Vanesha. Terlebih tentang ucapan “Aku Rindu” yang terasa jadi membosankan. Terlepas dari peran mereka berdua, pun harus diakui jempol peran Ira Wibowo & Happy Salma sebagai seorang Ibu dari anak remajanya yang sedang mengalami problema percintaan.


Mereka yang sudah terhasut dengan gombalan Dilan 1990, kini harus menerima kenyataan bahwa pada Dilan 1991 ini hanyalah tentang prosa-prosa Milea yang bernama perpisahan. (6/10)

Source Image:
Max Pictures

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar