SELAMAT HARI AYAH! YUK, NONTON FILM TENTANG AYAH YANG PENUH PEMBELAJARAN!

By Deyacdp - 9:20 PM


Kalau Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember, bagaimana dengan Hari Ayah? Di Indonesia Hari Ayah dirayakan setiap tanggal 12 November lho. Hari Ayah pertama kali dideklarasikan di Solo pada tahun 2006 pada masa pemerintahaan Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai kepala rumah tangga, peran seorang Ayah pun begitu besar jasanya. Seorang ayah akan berusaha untuk memberikan semua kasih dan cintanya untuk keluarganya. Nah, untuk merayakan Hari Ayah, saya mau memberikan 6 rekomendasi film tentang Ayah yang bisa ditonton bersama keluarga di rumah.

1. Train to Busan (2016) IMDb 7.5


Film asal Korea ini menceritakan tentang seorang Ayah dan Anak yang berusaha melarikan diri dari serangan zombie, dan mamanya berada di kota yang berbeda. Film thriller asal Korea ini mengambil latar perjalanan menggunakan kereta menuju Busan, Korea. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba seluruh kota dikepung oleh Zombie, dan ternyata salah satu orang yang sudah terkena virus zombie menyusup ke dalam kereta yang ditumpangi Seok-woo (Gong Yoo) dan putrinya Su-an (Kim Su-an). Seok-woo berjuang mati-matian untuk melindungi putrinya dari serangan zombie, hingga mengorbankan nyawanya yang sudah terserang virus zombie. Film Train to Busan ini pun berhasil mencetak berbagai rekor diantaranya, mendapatkan pendapatan sebanyak USD 5,8 Juta (Rp 76,1 M) dan diputar di 156 negara, lho! Di film ini kamu akan merasakan atmosfer takut, terharu, dan sekaligus sedih tiada henti.

2. CJ7 (2006) IMDb 6.5


Film asal Hongkong yang dirilis pada 2008 garapan Stephen Chow ini, wajib jadi tontonan saat Hari Ayah. Film ini menyajikan tentang bagaimana seorang ayah Chow Ti yang bekerja banting tulang sebagai tukang bangunan demi bisa menyekolahkan putranya, Dicky yang selalu dibully di sekolah. Film ini mengajarkan kita untuk selalu menghargai betapa besarnya perjuangan seorang ayah sebagai sosok pemimpin keluarga, yang berusaha sekuat tenaga untuk membuat anaknya bahagia. Film ini semakin menarik dengan kemunculan makhluk lucu dari luar angkasa bernama CJ7, ia menjadi sahabat karibnya Dicky. Chow Ti sebagai ayah pun berakting sangat luar biasa, karena mengajarkan bahwa kebodohan yang sebenarnya bukanlah kemiskinan, tetapi karena kemalasan yang terus dibiarkan bertahan. Film CJ7 ini luar biasa, cocok untuk ditonton di mana pun dan kapan pun.

3. The Pursuit of Happyness (2006) IMDb 8.0


Film asal USA ini bercerita tentang Chris Gardner (Will Smith), seorang ayah yang berjuang mati-matian bekerja sebagai salesman scanner tulang yang harus menjaga anaknya sendirian setelah istrinya meninggal dunia. Hidup mereka begitu malang, sampai-sampai mereka harus menjadi tunawisma yang mengharuskannya untuk tidur di toilet umum dan berasalan sepatu. Sang ayah pun harus menahan pintu toilet jika sewaktu-waktu ada orang yang menggedor dari luar. Di masa-masa sulit seperti itu, Chris selalu mencoba dengan keras untuk membuat putranya mendapatkan kenyamanan, tanpa perlu ikut merasakan kesulitan yang ia rasakan. Segala cara ia usahakan untuk putranya, apapun keadaannya. Menginspirasi banget lho! Kalau kamu pernah menonton film Indonesia yang berjudul Tampan Tailor, film ini kurang lebih maknanya mirip.

4. Sabtu Bersama Bapak (2016) IMDb 7.6


Film yang satu ini sudah jelas berasal dari Indonesia. Bercerita tentang seorang Bapak yang mengidap penyakit parah di saat kedua anaknya masih kecil dan meninggalkan istri yang sangat ia cintai. Gunawan (Abimana Aryasatya) yang berperan sebagai seorang bapak yang tidak punya umur panjang, ia pun merekam beberapa video untuk diputarkan kepada anak-anaknya setiap hari Sabtu. Pesan yang paling indah pada film ini adalah tentang kematian boleh membawa pergi, tetapi kematian tidak bisa membatasinya untuknya terus menyayangi anak-anaknya. Film ini sangat menarik karena Gunawan sebagai seorang Bapak ia berpesan ke pada istrinya…. “Anak. Mereka tidak pernah minta dilahirkan oleh orangtua buruk. Dan ketika mereka mendapatkan orangtua yang pemarah, mereka tidak dapat menggantinya." Film ini sangat menyenangkan dan menenangkan, siapa pun yang menontonnya pasti ingin langsung memeluk bapaknya.

5. Searching (2018) IMDb 7.8


Film ini mengajak kita merenungkan pertanyaan, sampai di mana orangtua bisa mengontrol setiap aktivitas anaknya? Mungkinkah seorang ayah atau ibu bisa tahu sepenuhnya kepribadian anaknya yang tengah beranjak remaja di luar rumah? David Kim (John Cho) menemukan putrinya Margot (Michelle La) menghilang dari keberadaan. Berbagai investigasi telah dilakukan hingga 37 jam tanpa hasil. David memutuskan melakukan pencarian di tempat-tempat yang belum diperiksa yaitu laptop putrinya. Di era modern dengan teknologi yang canggih, David harus menemukan jejak digital putrinya hingga akhirnya ia mengetahui bahwa putrinya tidak baik-baik saja seperti yang selama ini ia pikirkan. Penampilan John Cho pun perlu diapresiasi, ia berhasil menampilkan sosok ayah yang begitu posesif akan putrinya sekaligus putus asa saat mengetahui anaknya hilang. Akting John dilengkapi dengan Debra Messings yang berperan sebagai detektif Rosemary. Film Searching juga menjadi pesan penting untuk orang tua yang harus lebih peka dan memperhatikan anak mereka, apa lagi usia-usia remaja yang rentan. Di sini pengguna media sosial juga harus lebih waspada, tidak semua yang kamu temui di internet baik.  

6. Miracle in Cells No. 7


Percaya atau tidak, berapa kali pun kamu menonton film ini…. pasti kamu nangis juga! Film asal Korea ini bergenre komedi drama ini bercerita tentang seorang ayah (Ryu Seung-Ryong) yang memiliki keterbelakangan mental. Ia merawat putri tercintanya sendirian, Ye Sung (Kal So-won yang berusia 6 tahun & Park Shin Hye di usia dewasanya) Sang putri menginginkan sebuah tas bergambar Sailor Moon, tetapi tas tersebut telah dibeli oleh anak komisaris polisi. Ia bekerja keras demi bisa membelikan tas tersebut untuk putrinya, hingga suatu tragedi yang membuat ia difitnah telah membunuh dan memperkosa anak komisaris polisi tersebut dan dijebloskan ke penjara. Oleh karena itu, Ye Sung pun terpaksa harus tinggal dan bersekolah di yayasan hingga akhirnya ia diadopsi oleh ketua polisi yang mengurus kasus ayahnya. Karena ketidak adilan hukum yang diberikan kepada ayahnya, Ye Sung pun bejuang mengejar pendidikan sebagai pengacara hanya demi menegakkan keadilan pada kasus yang menimpa ayahnya. Film ini sangat luar biasa, terbaik dan selalu jadi juaranya film sedih-sedihan diantara film Ayah yang lainnya.

Yeay! Itu dia 6 film rekomendasi versi saya. Apakah diantara enam film itu ada yang sudah kamu tonton dan mana yang menjadi favoritmu? Kasih tahu di kolom komentar ya! Btw, Selamat Hari Ayah untuk Ayah-Ayah hebat di seluruh dunia. Terima kasih untuk cintamu yang selalu kau berikan kepada anak-anakmu. Tuhan pasti selalu menjaga bahagiamu.


 BANG GABER
@banggaber




  • Share:

You Might Also Like

0 komentar